Gubernur Resmikan Bank Wakaf Mikro

OKUTIMURPOS.COM-Berbagai upaya terus dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya yakni dengan meresmikan Bank Wakaf Mikro (BWM) di Podok Pesantren Nurul Huda Desa Sukaraja, Kecamatan Buay Madang.

Bank Wakaf Mikro tersebut diketahui merupakan yang pertama di Indonesia yang diinisiasi langsung oleh gubernur H. Herman Deru dengan  mengusulkan secara langsung ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pusat melalui OJK Regional 7 Sumbagsel.

“Saya harap BWM Nurul Huda ini dapat menjadi contoh secara nasional. Karena BWM ini merupakan yang pertama, ” kata HD.

Soal dana awal untuk BWM tersebut, HD menginstruksikan Bank Sumsel Babel dan Bank Sumsel Babel Syari’ah untuk mengikat sejumlah dana agar BWM itu bisa terealisasi. “Iya, saya intruksikan bank daerah untuk mengikat dana Rp5 milyar agar program ini bisa berjalan. BWM Nurul Huda ini kita dirikan demi kesejahteraan masyarakat, pedagang, hingga usaha kecil. Namun yang jelas, BWM ini tidak  berbau riba,” tegasnya.

Menurutnya, dipilihnya ponpes Nurul Huda sebagai tempat didirikannya Bank Wakaf Mikro tersebut tak lain karena ponpes Nurul Huda memiliki modal  yang cukup baik dalam pengembangan pesantren.

“Nurul Huda ini salah satu pesantren yang bisa bertahan mulai sejak didirikan. Pesantren ini juga muncul dari bawah dengan keyakinan yang tinggi untuk maju. Dalam pengelolaannya juga humanis dan akuntabel,” bebernya.

Dia berharap, Bank Wakaf Mikro Nurul Huda dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat, baik di lingkungan pesantren maupun masyarakat OKU Timur. “Ini juga dapat menjadi sarana edukasi untuk para santri. Kelola Bank Wakaf Mikro ini dengan baik agar dapat bermanfaat bagi masyarat, jika memungkinkan libatkan penghuni pesantren dalam pengelolaannya,” paparnya.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel Untung Nugroho mengemukakan, saat ini sedikitnya ada 56 Bank Wakaf Mikro yang telah berdiri dengan jumlah nasabah 37 ribu orang dan akumulasi pembiayaan sekitar Rp57 miliar.

“Namun untuk BWM Nurul Huda ini merupakan pertama yang diinisiasi langsung oleh Gubernur. Bahkan donaturnya pun pak gubernur sendiri yang menunjuk BSB sebagai donaturnya. Ini menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Untung.

Dia menyebut Bank Wakaf Mikro dapat dianfaatkan oleh masyarakat untuk kegiatan ekonomi. “BWM ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk biaya pendidikan para santri,” pungkasnya.(rel)

BERITA TERKINI

Petugas Temui KPM di Rumah

BATURAJA TIMUR - Merealisasikan pembayaran Bantuan Sosial Tunai (BST), Kantor Pos Baturaja sebagai juru bayar BST tidak hanya melayani di kantor. Namun,...

Plafon KUR BSB Menjadi Rp 550 M

BATURAJA – Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, kemarin (12/1), menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sumsel Babel...

Tak Miliki HP, Siswa Bisa Ikuti Luring

MUARADUA - Diberlakukannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara Dalam Jaringan (Daring) bukan berarti menjadi penghambat bagi siswa yang tak memiliki Handphone (HP)...

Vaksinasi Covid-19 di OKUS Ditunda

MUARADUA - Wacana Pemerintah Pusat untuk melaksanakan Vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19) serentak diberbagai wilayah di seluruh Indonesia yang bakal digelar pada...

Petugas Temui KPM di Rumah

BATURAJA TIMUR - Merealisasikan pembayaran Bantuan Sosial Tunai (BST), Kantor Pos Baturaja sebagai juru bayar BST tidak hanya melayani di kantor. Namun,...

Plafon KUR BSB Menjadi Rp 550 M

BATURAJA – Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, kemarin (12/1), menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sumsel Babel...

Tak Miliki HP, Siswa Bisa Ikuti Luring

MUARADUA - Diberlakukannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara Dalam Jaringan (Daring) bukan berarti menjadi penghambat bagi siswa yang tak memiliki Handphone (HP)...

Vaksinasi Covid-19 di OKUS Ditunda

MUARADUA - Wacana Pemerintah Pusat untuk melaksanakan Vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19) serentak diberbagai wilayah di seluruh Indonesia yang bakal digelar pada...