Disdikbud OKUT Minta Pemerintah Pusat Lakukan Pertimbangkan

OKUTIMURPOS.COM – Adanya rencana pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidak lagi merekrut guru melalui jalur CPNS dan akan diganti dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menuai polemik bagi kalangan guru honorer.  Bahkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) OKU Timur turut memberikan kritikan terhadap rencana pemerintah yang akan dimulai tahun ini.

Menurut Kadisdikbud OKU Timur Wakimin SPd MM, pemerintah pusat hendaknya memberikan pertimbangan terhadap keputusan ini, sehingga tidak serta merta dilaksanakan. Namun, perlu melakukan kajian dan penyesuaian. Salah satunya menerapkan regulasi yang jelas dan tegas terkait syarat penerimaan CPNS guru.

“Menurut saya kebijakan ini perlu dipertimbangkan lagi. Kalaupun tidak merata buat saja semisal penerimaan CPNS guru sesuai dengan formasi yang ada pada sekolah  guru mendaftar,” jelasnya.

Kemudian sambungnya, selama 20 hingga 25 tahun guru  yang bersangkutan bertugas tidak boleh pindah ke tempat lain dengan alasan apapun.  “Bila mana yang bersangkutan pindah, maka otomatis d!anggap mengundurkan d!ri sebagai PNS. Serta apabila guru tersebut pindah karena persetujuan pejabat atasannya maka pejabat itu terkena sanksi,” jelas Wakimin.

Sementara, RA (23), salah satu guru honorer di salah satu SMA Negeri di Martapura mengatakan, dirinya berpendapat sebaiknya pemerintah memikirkan ulang tentang hal itu.  Sebab, jika Guru atau pendidik hanya d!jadikan sebagai pegawai kontrak dan tidak mendapatkan gaji pensiunan d!rasakan sangat tidak adil.

“Kami harap, tidak terjadi d!skriminasi terhadap profesi guru. Kami ingin pemerintah tetap membuka dua jalur rekrutmen guru, yakni melalui CPNS dan PPPK, karena d!tilik dari tujuannya, PPPK dan CPNS memiliki sasaran berbeda”, paparnya.

Lanjutnya, jika rekrutmen guru hanya melalui PPPK, sangat menjadi sesalan bagi mahasiswa yang sedang berada d! Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). “Dikhawatirkan akan semakin sedikit minatnya untuk berprofesi sebagai guru. Sedangkan, guru sangat dibutuhkan untuk mencerdaskan anak bangsa melalui proses belajar,” pungkasnya. (inz).

BERITA TERKINI

Indisipliner, Lima Honorer Di-PHK

BATURAJA TIMUR – 5 dari sekitar 535 tenaga honorer di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten OKU dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja...

Warga Temukan ‘Ikan Aligator’

BATURAJA TIMUR - Jagat maya heboh terkait temuan ikan yang tak lazim, (13/1/2021) pagi. Ikan yang ditemukan warga diduga seekor ikan aligator....

Petugas Temui KPM di Rumah

BATURAJA TIMUR - Merealisasikan pembayaran Bantuan Sosial Tunai (BST), Kantor Pos Baturaja sebagai juru bayar BST tidak hanya melayani di kantor. Namun,...

Plafon KUR BSB Menjadi Rp 550 M

BATURAJA – Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, kemarin (12/1), menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sumsel Babel...

Indisipliner, Lima Honorer Di-PHK

BATURAJA TIMUR – 5 dari sekitar 535 tenaga honorer di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten OKU dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja...

Warga Temukan ‘Ikan Aligator’

BATURAJA TIMUR - Jagat maya heboh terkait temuan ikan yang tak lazim, (13/1/2021) pagi. Ikan yang ditemukan warga diduga seekor ikan aligator....

Petugas Temui KPM di Rumah

BATURAJA TIMUR - Merealisasikan pembayaran Bantuan Sosial Tunai (BST), Kantor Pos Baturaja sebagai juru bayar BST tidak hanya melayani di kantor. Namun,...

Plafon KUR BSB Menjadi Rp 550 M

BATURAJA – Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, kemarin (12/1), menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sumsel Babel...