Vaksinasi Covid-19 di OKUS Ditunda

MUARADUA – Wacana Pemerintah Pusat untuk melaksanakan Vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19) serentak diberbagai wilayah di seluruh Indonesia yang bakal digelar pada tanggal 14 Januari mendatang nampaknya tidak dilaksanakan secara merata.

            Sepertinya halnya untuk diwilayah Kabupaten OKU Selatan. Pelaksanaan Vaksinasi tahap awal yang semula dijadwalkan pada tanggal 14 Januari resmi ditunda.

            Dimana untuk pelaksanaan Vaksin Covid-19 perdana di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) hanya akan diikuti oleh 4 Kabupaten/Kota dari 17 Kabupaten/Kota yang ada.

            Adapun untuk pelaksanaan Vaksin perdana tersebut yakni hanya diikuti oleh Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dan Kabupaten Ogan Ilir (OI). Sementara 13 Kabupaten lainnya termasuk kabupaten OKU Selatan ditunda dan belum akan dilaksanakan Vaksinasi.

            Hal ini sebagaiamana yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Selatan, dr. Meri Astuti, MM, melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Umu Manazilawati, SKM, saat diwawancari Harian OKU Selatan (HOS), Senin (11/1).

            Dikatakannya, berdasarkan hasil dengan rapat persiapan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dengan Kementrian Kesehatan (Kemenkes), maka ada update informasi yang perlu disampaikan kepada masyarakat.

            Diantaranya, terangnya yakni pelaksanaan vaksinasi tahap 1 difokuskan pada ibu kota provinsi dan kabupaten kota sekitar. Terkait ini sudah disampaikan bahwa untuk Provinsi Sumsel yang akan dilakukan vaksinasi pertama adalah 4 kabupaten, kota, yaitu kota Palembang, Banyuasin, OI dan OKI.

            “Penundaan itu berkemungkinan dilakukan untuk mencegah resiko terjadinya reaksi setelah dilakukan Vaksinasi. Maka untuk itu OKU Selatan belum terpilih untuk pelaksanaan pertama Vaksinasi Covid-19 karena jaraknya jauh dari pusat kota Provinsi,” jelasnya.

            Dengan begitu, terangnya jadi untuk diwilayah Kabupaten OKU Selatan pelaksanaan vaksinasi untuk sementara ini ditunda sampai pada batas waktu yang belum ditentukan, karena masih menunggu hasil reaksi dari Kabupaten yang hendak mengikuti vaksin ini nantinya.

            “Kalau di OKU Selatan dilaksanakan juga, maka tahap awal ini seluruh penerima Vaksinias pada tenaga kesehatan sebanyak 1557 Jiwa yakni terdiri dari 19 Puskesmas 1 Klinik Polres, RSUD Muaradua dan Dinas Kesehatan,” tandasnya. (Dal)

BERITA TERKINI

Indisipliner, Lima Honorer Di-PHK

BATURAJA TIMUR – 5 dari sekitar 535 tenaga honorer di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten OKU dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja...

Warga Temukan ‘Ikan Aligator’

BATURAJA TIMUR - Jagat maya heboh terkait temuan ikan yang tak lazim, (13/1/2021) pagi. Ikan yang ditemukan warga diduga seekor ikan aligator....

Petugas Temui KPM di Rumah

BATURAJA TIMUR - Merealisasikan pembayaran Bantuan Sosial Tunai (BST), Kantor Pos Baturaja sebagai juru bayar BST tidak hanya melayani di kantor. Namun,...

Plafon KUR BSB Menjadi Rp 550 M

BATURAJA – Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, kemarin (12/1), menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sumsel Babel...

Indisipliner, Lima Honorer Di-PHK

BATURAJA TIMUR – 5 dari sekitar 535 tenaga honorer di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten OKU dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja...

Warga Temukan ‘Ikan Aligator’

BATURAJA TIMUR - Jagat maya heboh terkait temuan ikan yang tak lazim, (13/1/2021) pagi. Ikan yang ditemukan warga diduga seekor ikan aligator....

Petugas Temui KPM di Rumah

BATURAJA TIMUR - Merealisasikan pembayaran Bantuan Sosial Tunai (BST), Kantor Pos Baturaja sebagai juru bayar BST tidak hanya melayani di kantor. Namun,...

Plafon KUR BSB Menjadi Rp 550 M

BATURAJA – Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, kemarin (12/1), menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Sumsel Babel...