Sejatinya ASN Itu Melayani Bukan Dilayani

MUARADUA – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Selatan H.Syarif,S.Ag,.M.Pd.I mengatakan bahwa para Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mengubah mindset sebagai abdi negara dan masyarakat. Stigma feodalisme ASN harus mulai dihilangkan. Hal itu diungkapkan saat memimpin apel pagi di halaman Kantor, Selasa(19/1/2021).

            Dikatakan oleh Syarif, ASN mempunyai tugas dan fungsi melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Sehingga sejatinya ASN itu untuk melayani, bukan untuk dilayani.

“Kalau zaman dulu ASN itu kaum feodal dan cenderung untuk dilayani. Padahal sejatinya, tugas kita adalah melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujar Syarif.

            Lebih lanjut Syarif mengatakan, bahwa perilaku melayani ini akan bisa menciptakan persepsi publik terhadap citra Kementerian Agama. Menurutnya , apabila pelayanan baik, maka kesan masyarakat terhadap Kementerian Agama akan baik.

            Disamping itu lanjut Syarif mengatakan, bahwa selain perilaku pelayanan publik, perilaku yang harus diwujudkan adalah anti korupsi. Perilaku ini harus diterapkan di semua lini, mulai kantor, satker, hingga KUA.

Syarif mengatakan, untuk mewujudkan  perilaku ini, harus ada ada komitmen yang tinggi dari pemimpin. Apabila pemimpin berkomitmen tinggi, maka segenap staf cenderung menirunya.

            Dan Syarif mengingatkan, bahwa seseorang bekerja tidak hanya bekerja, tapi juga memiliki etos kerja. Yang membedakan semangat kerja dalam Islam adalah kaitannya dengan nilai serta cara meraih tujuannya. Bagi seorang muslim bekerja merupakan kewajiban yang hakiki dalam rangka menggapai ridha Allah SWT.

            “Dalam Islam, etos kerja (semangat/motivasi kerja) dilandasi oleh semangat beribadah kepada Allah SWT. Jadi kerja tidak sekedar memenuhi kebutuhan duniawi melainkan juga sebagai pengabdian kepada Allah SWT. Sehingga dalam Islam, semangat kerja tidak hanya untuk meraih harta tetapi juga meraih ridha Allah SWT,” tandas Syarif. (rel/kowo)

BERITA TERKINI

Dua Alasan Penting Kemenag Terbitkan PMA No 29 Tahun 2019

MUARADUA - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Selatan, H.Syarif,S.Ag,.M.Pd.I mengatakan, bahwa Majelis Taklim berdasarkan PMA No 29 Tahun 2019 adalah Lembaga...

71 Persen Nakes Sudah Divaksin

BATURAJA TIMUR – Penyuntikan vaksin Sinovac kedua bagi tenaga kesehatan di Kabupaten OKU hingga saat ini sudah mencapai 71,89 persen atau 1.178...

Jumlah Pernikahan Meningkat

LUBUK RAJA - Jumlah pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Lubuk Raja pada bulan ini mengalami peningkatan. Hal ini diketahui dari data...

PLH Bupati Pimpin Rapat Bersama OPD

MUARADUA – Pelaksana Tugas Harian (PLH) Bupati Kabupaten Selatan H.Romzi, S.E., M.Si., pada hari kerja kemarin memimpin rapat koordinasi bersama seluruh perwakilan...

Dua Alasan Penting Kemenag Terbitkan PMA No 29 Tahun 2019

MUARADUA - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Selatan, H.Syarif,S.Ag,.M.Pd.I mengatakan, bahwa Majelis Taklim berdasarkan PMA No 29 Tahun 2019 adalah Lembaga...

71 Persen Nakes Sudah Divaksin

BATURAJA TIMUR – Penyuntikan vaksin Sinovac kedua bagi tenaga kesehatan di Kabupaten OKU hingga saat ini sudah mencapai 71,89 persen atau 1.178...

Jumlah Pernikahan Meningkat

LUBUK RAJA - Jumlah pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Lubuk Raja pada bulan ini mengalami peningkatan. Hal ini diketahui dari data...

PLH Bupati Pimpin Rapat Bersama OPD

MUARADUA – Pelaksana Tugas Harian (PLH) Bupati Kabupaten Selatan H.Romzi, S.E., M.Si., pada hari kerja kemarin memimpin rapat koordinasi bersama seluruh perwakilan...