Tak Ikuti Aturan Daring, Siap-Siap Tak Lulus

MUARADUA – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sistem Dalam Jaringan (Daring) alias belajar di rumah bukan berarti siswa merasa bebas bermain tanpa harus memperhatikan pelajaran.

            [asalnya kendati Daring, namun siswa diberbagai jenjang harus selalu mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pihak sekolah selama pelaksanaan daring.

            Jika kedapatan siswa tak mematuhi hal itu, maka siap-siap mendapat sanksi berupa tidak naik kelas hingga tak lulus, karena kelulusan siswa saat ini sudah menjadi hak pihak sekolah.

            Hal itu, sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan Zulfakar Dhani, S. Sos melalui Kepala Bidang Pembina SD, Harsen, M. Sn, Minggu (21/2/2021).

            Dikatakannya, dalam menyikapi kelulusan siswa baik dari jenjang SD hingga Tingkat SMP berdasarkan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan Pendidikan dalam masa Darurat penyebaran Covid-19, maka perlu disampaikan bahwa kelulusan kegiatan pembelajaran program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dinyatakan selesai di tentukan berdasarkan penilaian pencapaian semua kompetensi inti seperri Sikap Spiritual, Sikap Sosial, Pengetahuan dan Keterampilan.

            Ia menambahkan, standar tingkat pencapaian perkembangan anak dan telah memasuki usia Sekolah Dasar (SD) paling rendah 6 tahun pada 1 Juli Tahun berjalan. Kelulusan Sekolah Dasar (SD) sederajat ditentukan berdasarkan nilai raport 5 semester terakhir, untuk kelas 4, kelas 5 dan kelas 6 semester gazal. Nilai semester genap Kelas 6 dapat di gunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

            “Kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat ditentukan berdasarkan nilai raport 5 semester terakhir. Untuk kenaikan kelas dilaksanakan dengan ketentuan Untuk peserta didik yang tergabung dalam kelompok A dapat dinaikkan ke kelompok B di Tahun Ajaran Baru. Untuk Kelas 1 sampai dengan kelas 5 SD berdasarkan nilai semester ganjil,” terangnya.

            Adapun untuk SMP sederajat, lanjutnya berdasarkan nilai semester ganjil, porto folio dan penugasan. Nilai raport semester genap ditentukan berdasarkan ulangan harian, UTS, dan tugas yang di berikan selama berlangsung belajar di rumah.

            “Perbaikan nilai raport semester genap dapat di lakukan dengan tugas tambahan selama belajar di rumah. Dalam hal ini ada potensi tidak naik kelas dan tidak lulus bagi siswa yang tidak memenuhi standar nilai, jadi tidak ada UN bukan berarti siswa harus lulus semua,” jelasnya.

            Kendati UN di hapuskan, ucapnya namun pihak sekolah dan para guru masih memiliki hak untuk memberikan nilai terhadap siswa layak naik kelas, atau tidaknya dan layak lulus atau tidaknya.

            Maka, untuk itu, pihaknya berharap kepada wali siswa agar mampu kerjasama dalam mengawasi anak dalam belajar saat ini selama covid-19 agar anaknya tetap mendapatkan nilai yang baik.

            Namun, untuk Ujian Akhir Sekolah (UAS) masih tetap dilaksanakan karena penilaian siswa dari UAS sangat diperlukan,” tandasnya. (dal)

BERITA TERKINI

Dua Alasan Penting Kemenag Terbitkan PMA No 29 Tahun 2019

MUARADUA - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Selatan, H.Syarif,S.Ag,.M.Pd.I mengatakan, bahwa Majelis Taklim berdasarkan PMA No 29 Tahun 2019 adalah Lembaga...

71 Persen Nakes Sudah Divaksin

BATURAJA TIMUR – Penyuntikan vaksin Sinovac kedua bagi tenaga kesehatan di Kabupaten OKU hingga saat ini sudah mencapai 71,89 persen atau 1.178...

Jumlah Pernikahan Meningkat

LUBUK RAJA - Jumlah pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Lubuk Raja pada bulan ini mengalami peningkatan. Hal ini diketahui dari data...

PLH Bupati Pimpin Rapat Bersama OPD

MUARADUA – Pelaksana Tugas Harian (PLH) Bupati Kabupaten Selatan H.Romzi, S.E., M.Si., pada hari kerja kemarin memimpin rapat koordinasi bersama seluruh perwakilan...

Dua Alasan Penting Kemenag Terbitkan PMA No 29 Tahun 2019

MUARADUA - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten OKU Selatan, H.Syarif,S.Ag,.M.Pd.I mengatakan, bahwa Majelis Taklim berdasarkan PMA No 29 Tahun 2019 adalah Lembaga...

71 Persen Nakes Sudah Divaksin

BATURAJA TIMUR – Penyuntikan vaksin Sinovac kedua bagi tenaga kesehatan di Kabupaten OKU hingga saat ini sudah mencapai 71,89 persen atau 1.178...

Jumlah Pernikahan Meningkat

LUBUK RAJA - Jumlah pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Lubuk Raja pada bulan ini mengalami peningkatan. Hal ini diketahui dari data...

PLH Bupati Pimpin Rapat Bersama OPD

MUARADUA – Pelaksana Tugas Harian (PLH) Bupati Kabupaten Selatan H.Romzi, S.E., M.Si., pada hari kerja kemarin memimpin rapat koordinasi bersama seluruh perwakilan...